UTS Assembler
Jawaban UTS Assembler 2014 kelas
Pagi Semester 5 SI
I.
Jawab dengan singkat dan jelas!
1.
Sebutkan 8 general purpose register beserta
fungsinya?
- AX - the accumulator register: digunakan pada
operasi aritmatika terutama
dalam operasi pembagian dan pengurangan. - BX - the base address register: digunakan untuk
menunjukkan suatu alamat offset
dari suatu segmen. - CX - the count register igunakan secara khusus pada operasi looping dimana register ini menentukan berapa banyaknya looping yang akan terjadi.
- DX - the data register: digunakan untuk menampung sisa hasil pembagian 16 bit.
- SI - source index register: digunakan pada operasi string dengan mengakses secara langsung pada alamat di memory
- DI - destination index register: digunakan pada operasi string dengan mengakses secara langsung pada alamat di memory.
- BP - base pointer: mencatat suatu alamat di memory tempat data.
- SP - stack pointer: digunakan untuk mununjukkan alamat dari stack.
2.
Jelaskan tentang proses translasi, phase analysis, systhesis,
carry flag, serta base relative addresing dan register addresing?
- Proses Translasi adalah proses penerjemahan source text ke target text.
- Phase Analysis : mencari arti dari source text, dengan menggunakan struktur tatabahasa (literal, syntax,semantic).
- Phase Synthesis : pemilihan machine operation code yang sesuai dengan mnemonic code.
- Carry Flag : Jika terjadi borrow pada operasi pengurangan atau carry pada penjumlahan, bit ini akan bernilai 1.
- Base relative Addressing : Register yang digunakan untuk mengakses suatu tabel dengan mengambil alamat efektivenya.
- Register Addressing : suatu proses pengcopyan data antar register.
3.
Konversikan
bilangan berikut ke desimal!
a. D21h
= 3361d
b. 11001010b
= 202d
c. 75o
= 61d
d. FCA0h
= 64672d
e. 00110111b = 55d
4.
Buatlah program untuk menampilkan : I H G F E D C!
5.
Sebutkan macam model dalam
pemrograman assembler, dan perbedaan Exe dan Com!
pemrograman assembler, dan perbedaan Exe dan Com!
a. Model TINY : Program
hanya menggunakan 1 segment.
b. Model SMALL :
Data dan code yang digunakan oleh program kurang dari 1 segment atau 64 KB.
c. Model MEDIUM :Data
yang digunakan kurang dari 64 KB tetapi code yang digunakan lebih dari 64 KB.
d. Model COMPACT :
Data yang digunakan lebih dari 64 KB tetapi code yang digunakan kurang dari 64
KB.
e. Model LARGE: Data
dan Code yang digunakan lebih dari 64 KB.
f. Model HUGE : Data
dan Code maupun Array yang digunakan lebih dari 64 KB.
Perbedaan Exe dan Com
PROGRAM
COM :
- Lebih pendek dari file EXE
- Lebih cepat dibanding file EXE
- Hanya dapat menggunakan 1 segmen
- Ukuran file maksimum 64 KB (ukuran satu segment)
- Sulit untuk mengakses data atau procedure yang terletak pada segment yang lain.
- 100h byte pertama merupakan PSP(ProgramSegment Prefix) dari program tersebut.
- Bisa dibuat dengan DEBUG
PROGRAM
EXE :
- Lebih panjang dari file COM
- Lebih lambat dibanding file COM
- Bisa menggunakan lebih dari 1 segmen
- Ukuran file tak terbatas sesuai dengan ukuran memory.
- Mudah mengakses data atau procedure pada segment yang lain.
- Tidak bisa dibuat dengan DEBUG
II. Uraikan
dengan jelas!




0 Response to "UTS Assembler"
Posting Komentar